Sabtu, 01 April 2017

April Mop bukan Sekedar Guyon

Kisah Sadis Pembantaian Umat Islam di Balik April Mop

Sabtu, April 2017

Setiap 1 April, di beberapa negara biasanya merayakan April Mop. Beberapa orang meyakini hari itu semua penipuan seolah-olah dilegalkan. Tapi tahukah Anda, dari mana asal usul April Mop ini?
Dari laman Wikipedia , April Mop atau dikenal dengan April Fools' Day yang dirayakan 1 April, sebagai hari di mana orang-orang boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain. Tanpa dianggap bersalah.
Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman, bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu. Di beberapa negara seperti Inggris dan Australia serta Afrika Selatan, lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang atau sebelum siang hari.
Seseorang yang memainkan trik setelah tengah hari disebut sebagai "April Mop". Namun di tempat lain seperti Kanada, Prancis, Irlandia, Italia, Rusia, Belanda, dan Amerika Serikat lelucon bebas dimainkan sepanjang hari. Hari itu juga banyak diperingati di internet.
Para sejarawan mengklaim, April Mop sebenarnya adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara Spanyol yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Karena alasan itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.
Sejak dibebaskan Islam pada abad kedelapan masehi oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol menjadi negeri yang makmur. Islam saat itu berkembang hingga Prancis Selatan.
Beberapa kota seperti Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, penduduknya dengan sukarela memeluk agama Islam. Hal ini jelas merisaukan beberapa negara tetangga di Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya.
Mereka mengirimkan alkohol ke wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Alquran. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol pun jatuh dan bisa dikuasai pasukan kiriman Kerajaan Spanyol yang tersingkir. Penyerangan yang dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu per satu daerah di Spanyol jatuh.
Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati setiap 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day).
Namun beberapa sejarawan juga menulis asal usul April Mop ini terjadi pada 1582. Saat itu Paus Gregorius XIII memerintahkan penggantian kalender Julian. Tradisi populer menceritakan beberapa orang Eropa tidak mengetahui perubahan tersebut dan terus merayakan Tahun Baru pada 1 April dari kalender Julian sebelumnya.
Selain ulama kontemporer seperti Qardhawi, ulama salafi juga tak ketinggalan ikut mengecam umat Islam yang ikut-ikutan budaya April Mop tersebut. Seperti difatwakan Mufti Arab Saudi, Muhammad ibnu Shalih ibnu Utsaimin mengatakan, haram hukumnya berbohong walau hanya untuk tujuan kelakar.
"Saya ingin mengingatkan saudara saya umat Islam agar menghindarkan diri dari apa yang dilakukan sebahagian manusia yang tidak cerdik seperti April Fool . Pembohongan seperti ini yang diambil dari orang Yahudi, Nasrani, Majusi dan orang kuffar," jelas Utsaimin dalam laman resminya.
Demikian juga Fatwa Mufti Arab Saudi, Shalih bin Fauzan Al-Fauzan yang melarang keras umat Islam untuk mengikuti tradisi April Mop.
"April Mop diimpor dari kebiasaan batil dan bukan termasuk amalan kaum Muslimin. Berbohong itu jelas tidak boleh, tidak di bulan April, tidak pula di bulan lain."
Dari aspek kemaslahatannya, berbohong walau dengan tujuan bercanda juga memiliki mudharat. Orang menjadi tidak percaya apakah itu berita yang benar atau hanya sebuah kebohongan. Seperti tsunami yang terjadi di Hawai pada 1 April 1946 silam
Media massa setempat mengeluarkan peringatan akan adanya tsunami kepada warga setempat. Namun dianggap sebagai berita hoax di hari April Mop. Akhirnya, tsunami menghantam pulau tersebut*
"Allah mengharamkan dan melarang dusta, serta mengancam para pendusta, maka tidak boleh berdusta di semua waktu," tegas Utsaimin dalam laman resminya.
*April Mop* Kebiasaan Batil Bukan Amalan Kaum Muslimin

Jumat, 31 Maret 2017

Sita Rp4,7 Miliar, Mabes Polri Periksa Anggota Polda Sumsel Terkait Suap

Sita Rp4,7 Miliar, Mabes Polri Periksa Divisi Propam Mabes Polri memeriksa sejumlah anggota Polda Sumsel, Jumat (31/3/2017) terkait seleksi penerimaan Seleksi Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2017. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafly Amar/

sumber :SINDOnews

PALEMBANG - Divisi Propam Mabes Polri memeriksa sejumlah anggota Polda Sumsel, terkait seleksi penerimaan Seleksi Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2017.
Informasi yang berhasil dihimpun, Tim Propam Mabes Polri menyita uang sebesar Rp4,7 miliar yang diduga terkait dengan dugaan suap rekrutmen anggota Polri.
Adapun, perwira menengah (pamen) dan bintara yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) saat ini masih diperiksa. Belum diketahui rinci mengenai kasus dugaan suap ini.
"Iya benar sekarang sedang diperiksa Propam (Mabes Polri)," ungkap Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Ahmad, saat dikonfirmasi Koran SINDO melalui ponselnya, Jumat (31/3/2017).
Hanya saja, mantan Kapolda Banten ini enggan merinci permasalahan pemeriksaan dan jumlah anggota serta nama anggota yang diperiksa Propam Mabes Polri.
Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengungkapkan, pemeriksaan yang dilakukan Propam Mabes Polri terkait tes kesehatan pada penerimaan SIPSS T.A 2017.
"Ya, ada yang komplain tentang tes kesehatan saat penerimaan SIPSS," ujar mantan Kakorlantas Mabes Polri ini kepada KORAN SINDO,
Dijelaskan jenderal bintang dua ini, karena proses sudah selesai dengan melibatkan pengawas internal maupun eksternal ini dilakukan pemeriksaan apakah sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Sekarang tim Propam Mabes Polri sedang memeriksa beberapa orang terkait SOP-nya," kata dia.

Selasa, 28 Maret 2017

Remisi Nyepi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada 531 narapidana (napi) dari seluruh Indonesia di Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 tahun ini. Dari 531 napi yang mendapatkan remisi, 67 diantaranya merupakan napi koruptor yang berada di lembaga pemasyarakata (lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
"Ada 67 orang napi (terkait kasus korupsi), yang mendapat remisi terkait PP 99 tahun 2012," kata Kasubag Publikasi, Humas DitjenPAS, Syarpani kepada Republika.co.id, Selasa (28/3).
Ia mengatakan ke 67 napi terkait kasus korupsi tersebut semua berada di Lapas Sukamiskin. Salah satu napi terkait kasus korupsi di Sukamiskin yang ikut merayakan Hari Raya Nyepi adalah mantan Menteri ESDM, Jero Wacik.
Namun Syarpani enggan merinci apakah Jero bagian dari yang mendapatkan remisi Nyepi tersebut. Dari 531 seluruh napi yang mendapatkan remisi Nyepi tahun ini lima orang diantaranya akan langsung bebas, sedangkan 526 orang napi lain masih menjalani sisa masa hukuman.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan K. Dusak sebelumnya mengatakan Pemberian Remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada Narapidana sebagaimana diatur dalam UU RI No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, dan PP No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, yang telah diubah menjadi PP Nomor 99 Tahun 2012; serta Kepres No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi.
"Remisi di Hari Raya Nyepi tahun 2017 ini merupakan hal yang di nantikan oleh Narapidana yang beragama Hindu di seluruh Indonesia," katanya.
Remisi Khusus Hari Raya Nyepi diberikan kepada narapidana beragama Hindu, yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Diantaranya adalah persyaratan telah menjalani pidana minimal enam bulan dan tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), serta turut aktif mengikuti program pembinaan di Lapas/Rutan.
Total jumlah napi yang mendapat remisi Nyepi sejumlah 531 orang narapidana dari total 1.175 orang Narapidana beragama Hindu di seluruh Indonesia. Sedangkan penghuni Lapas dan Rutan di Seluruh Indonesia per tanggal 23 Maret 2017 adalah 213.810 orang, dengan rincian Narapidana sebanyak 147.092 orang dan Tahanan sebanyak 66.718 orang.

Senin, 30 Januari 2017

Banyak Pengungsi Muslim Putuskan Pindah Agama

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT — Banyak pengungsi muslim yang memutuskan untuk berpindah agama demi memperoleh keselamatan di negara yang mereka datangi. Salah satunya pengungsi muslim asal Suriah, Ibrahim Ali (57).
Ali tidak pernah membayangkan bahwa ketika ia melarikan diri ke Libanon untuk mencari perlindungan dari perang ia akan berakhir dengan meninggalkan keyakinannya dahulu dan menjadi pemeluk Kristen. Ali tidak sendirian.
Ratusan pengungsi Muslim yang tinggal di Lebanon juga telah memutuskan menjadi pemeluk Kristen pada tahun lalu. Jumlah pengungsi Suriah yang berada di Libanon terus bertambah. Alasan pengungsi muslim ini pindah agama untuk mendapatkan keuntungan dari bantuan dermawan yang didistribusikan oleh badan amal Kristen.
Nantinya badan amal ini akan membantu aplikasi suaka mereka ke Eropa, Amerika Serikat, Kanada dan negara lain. Ali melarikan diri rumahnya di pedesaan Aleppo ke Lebanon tak lama setelah perang dimulai pada tahun 2011.
Dia meninggalkan istri dan tujuh anaknya dengan harapan dapat membawa mereka pergi setelah ia memperoleh uang. Setelah tiga tahun bekerja sebagai pembersih jalanan di Libanon ia memutuskan untuk keluar.
Namun perusahaan menolak membayar upah Ali sebesar 10 ribu USD. Sebagai pengungsi ia tidak punya pilihan. Ali tidak bisa kembali ke Aleppo karena adanya konflik. Akibatnya ia terpaksa menjadi pegemis di jalanan.
Pada saat inilah Ali mendatangi gereja yang membagikan paket makanan untuk pengungsi. Pihak gereja menawarkan tempat tidur, makanan dan uang saku bulanan. Tetapi dengan syarat Ali harus menghadiri kelas Alkitab mingguan.
"Hampir semua orang yang menghadiri kelas adalah Muslim. Sebagian besar pengungsi Suriah dan Irak ,” ujar Ali seperti dilansir telegraph.co.uk , Senin (30/1).
Akhirnya Ali dan rekan-rekanya di Baptis dan diberi nama baru. Menurut Ali, banyak orang yang melakukannya untuk sampai ke Eropa, Amerika Serikat dan Kanada. Sementara ia berencana untuk tinggal di Lebanon. Pengungsi akan melakukan apa saja demi keamanan mereka dan keluarga.
Pengungsi lainnya, Alia al-Haji (29) juga memutuskan untuk menghadiri kelas alkitab mingguan bersama suami dan tiga anaknya. Ia mengaku mengalami kesulitan hidup di Libanon sebegai pengungsi. Saat anaknya sakit ia tidak mampu berobat dan suaminya tidak diizinkan untuk bekerja. Setelah dibaptis, ia berencana untuk mengajukan permohonan suaka ke Kanada.

Rep: Marniati / Red: Bilal Ramadhan

Minggu, 29 Januari 2017

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Tolak Sosialiasi Amdal Reklamasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta menolak sosialisasi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) reklamasi Pulau G yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta dan PT Muara Wisesa. Rencananya sosialisasi tersebut akan dilakukan pada Selasa (31/1) besok di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara.
"Kami berpendapat sosialisasi yang akan dilakukan adalah bentuk upaya untuk memaksakan kehendak pengembang agar pembangunan reklamasi Pulau G dapat dilanjutkan. Kami juga memprotes tindakan Pemda DKI Jakarta melalui Kelurahan pluit yang justru memfasilitasi kegiatan tersebut," kata Tigor Hutapea perwakilan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, Ahad (29/1).
Tigor mengatakan, pihaknya mempertanyakan mengapa hasil pengawasan dan perkembangan sanksi administratif yang dijatuhkan kepada PT Muara Wisesa tidak pernah dipublikasiukan.
Ia menegaskan pembangunan Pulau G yang telah dihentikan melalui sanksi administratif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan moratorium dari pemerintah jelas nyata telah merugikan kehidupan nelayan, merusak lingkungan hidup teluk Jakarta, memperparah rob, mengganggu operasional PLTU Muara Karang, menyebabkan konflik di wilayah pengambilan material pasir dan dilakukan dengan cara tindakan korupsi.
Sehingga, kata Tigor, sudah seharusnya pembangunan Pulau G dan pulau-pulau lainnya dihentikan. Ia melanjutkan, tindakan yang dilakukan PT Muara Wisesa dan Pemda DKI dinilai bertentangan dengan pesan Presiden Joko Widodo agar reklamasi tidak diatur oleh pengembang, memerhatikan kehidupan nelayan, dan tidak merusak lingkungan. Apabila sosialisasi ini tetap dilanjutkan, kata Tigor, maka PT Muara Wisesa merupakan pengembang tidak patuh pemerintah.
"Tindakan Pemda DKI yang memfasilitasi sosialisasi kami nilai sebagai tindakan melawan pemerintah pusat yang telah memutus melakukan moratorium terhadap pembangunan reklamasi di Teluk Jakarta. Sikap diam dan tidak terbuka KLHK pun kami anggap sebagai sikap yang bersebrangan dengan fungsi KLHK sebagai garda terdepan dalam perlindungan lingkungan hidup," ujarnya.
Tigor mengatakan, Koalisi menilai ini merupakan persengkongkolan pemerintah DKI dan pengembang melanjutkan kegiatan yang jelas merugikan masyarakat dan lingkungan hidup serta hanya demi keuntungan segelintir orang.
Selain itu, Tigor menambahkan, rencana sosialisasi ini bermasalahan, sebab hingga saat ini belum ada Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Teluk Jakarta yang komprehensif dan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang menjadi syarat untuk menentukan pembangunan di Teluk Jakarta. Proses moratorium berupa pembahasan perencanaan ruang dan lingkungan hidup juga masih di bahas di Bappenas.
Tigor mengatakan, kepentingan reklamasi bukan untuk kepentingan publik karena hanya menguntungkan pengusaha. Rencana sosialisasi pun, kata dia, tanpa melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memiliki wewenang terhadap pesisir dan nelayan.
Selain itu, juga tidak adanya keterlibatan perempuan dalam rencana sosialisasi yang menjadi salah satu korban paling rentan dari pembangunan reklamasi. Tigor mengatakan, sosialisasi juga tidak melibatkan lembaga pemerhati lingkungan dan lembaga lain yang menolak reklamasi.
"Atas dasar itu maka kami koalisi selamatkan teluk Jakarta menolak rencana sosialisasi amdal pembangunan Pulau G dan menuntut agar KLHK dan KKP mengeluarkan putusan untuk menghentikan pembangunan reklamasi Pulau G dan pulau-pulau lainnya," katanya.

Kamis, 17 November 2016

Tentang Ki Bagus

tertancap di benak bangsa Indonesia. Situasi ini berkelindan dengan berbagai macam soal yang terkait dengan soal politik kekuasaan. Antipati terhadap ulama pun sudah berlangsung lama. Sejak era awal Kerajaan Mataram ini pun sudah terjadi.
Berbeda sikap dengan Sultan Agung, anaknya Sunan Amangkurat I yang kemudian menggantikannya bersikap antipati terhadap ulama. Penolakan tak mau mendukung Amangkurat naik tahta  ini protes atas sikapnya yang buruk serta kerap melakukan tindakan yang tidak terpuji, seperti terlibat dalam kasus pembunuhan serta berebut perempuan dengan putranya sendiri.
Catatan Belanda mengkisahkan betapa Amangkurat I ini kemudian berang dan memutuskan membunuh para ulama yang menentangnya beserta santrinya dan keluarganya. Maka, di suatu pagi ketika matahari baru naik sepenggalah, di Alunan-alun kerajaannya terjadilah pembantaian massal terhadap ulama dan umat Islam. Catatan pejabat VOC Rijklof van Goens, menyatakan antara 5.000 dan 6.000 orang pria, wanita, dan anak-anak tewas dalam peristiwa itu. Tak cukup dengan itu, pesantren di wilayah Giri dan yang berada di sepanjang pinggirian alur sungai Bengawan Solo juga ikut diperintahkan dibakar.
Islamopobhia itu makin kokoh tertancap dalam benak rakyat (Jawa,red) ketika berakhirnya Perang Diponogoro. Seiring dengan kokohnya kekuasaan Kolonial Belanda di Indonesia, pemerintah kolonial kemudian benar-benar menjadikan para Raja Mataram itu hanya sebagai boneka dengan membuat status raja sekedar sekedar lambang budaya belaka.
Kekuasaan spolitik dan pemerintahan sebenarnya ada di tangan patih kerajaan yang itu diangkat atas restu gubernur jendral Hindia Belanda. Kekuatan militer kerajaan Mataram dipreteli hanya sebagai alat upacara saja. Pengaruh ulama yang sebelumnya lekat di kerajaan disingkirkan. Para pangeran secara halus tak lagi diizinkan menikah dengan anak ulama (trauma dengan sosok Pangeran Diponegoro). Para bangsawan hanya dibatasi hanya boleh menikah antabangsawan saja. Kebiasaan para anak raja (bangsawan) yang belajar di pesantren pun dihilangkan.
Setelah itu Islamofobia makin menjadi. Namun perlawanan terhadap kekuasaan terus terjadi. Ulama dan pesantren terus melawan yang kemudian ini disebut mendiang sejarawan Sartono Kartodirdjo sebagai perlawanan rakyat. Dan situasi anti-Islam (Islamopobia) makin terstruktur dengan hadirnya Snouck Hurgronye dan kian eksis di masa Gubernur Jendral Alexander Willem Frederik Idenburg (berkuasa di Hindia Belanda pada 1909-1916). Kedua orang ini memimpikan di masa depan Hindia Belanda akan menjadi negara 'Uni Belanda' dengan cara 'mengkonversi' agama penduduknya yang beragama Islam.
''Kita sudah berkuasa di tanah ini selama 350 tahun, dan kita akan berkuasa di tanah ini 350 tahun lagi,'' begitu kata Idenburg pada sebuah perhelatan hari ulang tahun Ratu Belanda. Namun ini tak terbukti, sebab 35 tahun kemudian Hindia Belanda lepas dari cengkeraman Belanda dan menjadi negara baru bernama 'Indonesia'.
Ironisnya, meski penjajah Belanda sudah angkat kaki dari bumi pertiwi ini, datangnya kemerdekaan ternyata tak menghapus adanya sikap phobia tersebut.

Umat dan ajaran Islam tetap kerap dituding sebagai biang keladai dari segala macam kerusuhan, aksi kekerasan, hingga aneka sikap permusuhan lainnya. Situasi ini terekam dalam sidang ( saat itu disebut rapat sesar) Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Dan para tokoh Islam yang menjadi angota sidang BPUPKI seperti Ki Bagus Hadikusumo, Haji Agus Salim, dan KH Wachid Hasyim menyadari betul adanya situasi tersebut. Meski ada gencetan luar biasa agar peran Islam tak usah ikut dalam pengaturan kenegaraan, secara garis besar para tokoh besar ini tetap mampu dengan canggih mengemukakan bila ajaran dan umat Islam harus dijamin dalam kehidupan bangsa Indonesia yang merdeka.
Berikut sikap Ki Bagus ketika dengan cerdas membantah soal segala sikap tudingan pejoratif terhadap ajaran dan umat Islam sebagai biang perpecahan yang sudah berlangsung ratusan tahun dan makin eksis semenjak datangnya zaman penjajahan Belanda.

Tuan-tuan yang terhormat !
Tuan-tuan telah maklum apabila ada seseorang yang hendak membentangkan dan mengetengahkan soal agama atau meninjau suatu perkara dari segi agama, rupanya ia sangat takut dan berhati-hati sekali karena kuatir kalau-kalau pembicaraan itu menimbulkan perselisihan dan perpecahan.

Padahal sebenarnya bukan hanya perkara agama saja yang dapat menimbulkan perselisihan dan perpecahan apabila diperbincangkan dengan tidak berdasar kejujuran, kesucian dan keikhlasan. Perkara apakah bentuk negara kita ini republik atau monarki, serikat, atau kesatuan, itu pun dapat menimbulkan perpecahan dan perselisihan yang amat hebat dan dahsyat.
Bila pembicaraan tidak berdasar kesucian, keikhlasan, dan kejujuran; tetapi berdasar keinginan menang sendiri, mau mendapat nama sendiri dan mau enak sendiri; atau berdasar kekuatiran tidak akan mendapat kursi atau pangkat, sudah pasti akan timbul perpecahan dan perbantahan yang lebih dahsyat dan berbahaya. Atau karena memang karena kita telah kena pengaruh politik memecahbelah gemar berselisih suka bercekcok seperti di kala zaman penjajahan Belanda.
Sampai saat ini bekas-bekas politik penjajahan itu masih ada, kentara sekali dalam jiwa kita bersama. Itulah sesungguhnya yang menjadi sebab timbulnya percekcokan perpecahan dan lain-lain hal yang jahat, bukan disebabkan oleh agama yang baik dan suci itu.
(Pidato Ki Bagoes Hadi Koesoemo, buku Risalah sidang Rapat Besar Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia, Gedung Tyuuoo Sangi-In tanggal 31 Mei 1945, penerbit Sekretariat Negara 1995, Jakarta)

Red: Muhammad Subarkah

Rabu, 16 November 2016

Ilmuwan Rusia mencari Planet yang bukan ciptaan Tuhan

Sekelompok Ilmuwan Rusia yang dipimpin Mukidov tertantang untuk mencari planet air seperti bumi dan mereka mengajak pemuka agama untuk ikut dalam misi mereka agar menjadi saksi bahwa ada planet yang bukan ciptaan Tuhan. Motivasinya muncul karena bumi diklaim umat beragama sebagai ciptaan Tuhan dan suatu saat akan dihancurkan (kiamat).
Impian para Ilmuwan itu adalah manusia dapat hidup langgeng dengan rekayasa genetik dan planet yang mereka tinggali bisa lestari, tak ada polusi dan bencana alam yang disebabkan tangan-tangan manusia apalagi intervensi dari Tuhan.
Mukidov dan rekan-rekannya telah mempersiapkan segala teknologi untuk kepentingan mereka dan hampir-hampir mereka tak sempat tidur.
Ketika mendekati hari H keberangkatan mereka ,Mukidov mengecek setiap peralatan dan saking ngantuknya akibat lelah dan kurang tidur akhirnya Mukidov memutuskan tidur di sofa ruang kerjanya.
Beberapa saat kemudian dia telah berada di alam mimpi....
Dalam mimpinya Mukidov serasa berada di Hutan yang aneh, pohon-pohonnya aneh, sungainya aneh.. Lalu dia berjumpa dengan Doblev pendeta yang diajak ikut misinya.
*Mukidov pun berseri-seri = Pendeta apa kita sudah berada di Planet BCT ( Bukan Ciptaan Tuhan)?
*Doblev dengan tenang menjelaskan= Bukan Mukidov, ini alam mimpi, alam mimpi ini ciptaan Tuhan.
*Mukidov = Indah sekali dan nyaman di sini meski tampak aneh
*Doblev = apa kau suka tinggal di sini?
* Mukidov = ya suka pendeta tapi ini cuma mimpi... Mukidov mencibir... Aku akan meneruskan misiku pendeta
*Doblev  = bagaimana jika kau tak bisa bangun dari mimpi ini?
*Mukidov =kalau aku tidak bangun-bangun pasti nanti ada yang membangunkan aku
*Doblev  = bagaimana jika semua orang tertidur seperti kamu...?
Lalu muncullah rekan-rekan Mukidov dari pepohonan.. Mereka pun saling berpelukan dan menangis... Kata pak pendeta mereka tidak akan bisa keluar dari mimpi ini dan tak ada yang kuasa menolong mereka.
*Mukidov = bagaimana ini solusinya pendeta?
*Doblev  = bertobatlah nak... Berdoalah pada Tuhan agar kalian bisa keluar dari alam mimpi ini dan memohon agar Tuhan membuka hati kalian agar selalu beriman kepadaNya agar bisa berbuat amal kebajikan di bumi ini.
*Mukidov = oke rekan-rekan mari kita turuti apa kata pendeta..
Setelah berdoa, Mukidov terbangun lantas bergegas menghubungi rekan-rekannya melalui grup WA.
Semua rekan-rekannya bercerita telah bermimpi hal yang sama, hanya satu rekan mereka yang tidur tidak bangun lagi alias mati karena tidak mau berdoa tapi malah membunuh si Pendeta di alam mimpi.
*Mukidov = rekan-rekan kita batalkan misi.. Hidup kita lebih berharga di sini... Ilmu kita lebih bermanfaat kalau kita terapkan di bumi ini.. Masih banyak orang yang membutuhkan keahlian kita... Di sana masih banyak yang sakit, kelaparan tak punya tempat yang nyaman karena perang dan bencana alam.. Kita modifikasi peralatan kita demi membantu keperluan orang-orang miskin di muka bumi ini.

Selasa, 15 November 2016

Ulama Mesir... Nyaris saja...

Ummat tersentak kaget, begitu Polisi mengumumkan bahwa saksi ahli yang bela si Penista didatangkan dari Mesir. Ulama dari Al Azhar Cairo, Syeikh 'Amr Wardhani, bukan main. Duit siapa yang dipakai untuk menerbangkan ulama tersebut? Uang negara?
Bukankah selama ini kelompok si Penista selalu memusuhi apapun yang berbau Arab? Kok sekarang malah undang ulama dari sana? Hebatnya lagi, ulama itu langsung dibawa ke istana untuk bertemu presiden. Hah...? Ketemu presiden? Bukankah presiden harusnya berada pada posisi netral? Kok ketemu saksi pihak si Penista? Apa kata dunia? Yang menjadi pertanyaan, siapa yang membawa ulama dari Mesir? Kok bisa nemu? Begitu tiba2. Apakah Kemenlu terlibat?

Usut punya usut, rupanya yang membawa adalah Dubes RI yang ada di Mesir. Dialah yang melobi sang ulama untuk mau berkunjung ke Indonesia. Untuk apa? Rupanya dia bilang ke ulama untuk kasih kuliah tafsir di Indonesia. Mendadak. Minta tolong karena hubungan baik dengan Indonesia, maulah sang ulama diajak mendadak terbang. Begitu tiba di Indonesia, hebohlah ummat !
Ini bisa membuat perpecahan ulama. Keretakan hubungan Indo-Mesir.
Bergeraklah jaringan alumni Al-Azhar Cairo yang ada di Indonesia. Mereka langsung kontak ke Al Azhar Cairo.
Menanyakan status sang ulama. Al-azhar kaget.
Tidak ada yang tau tentang keberangkatan sang ulama.

MUI bergerak cepat... MUI Langsung mengirim surat ke Prof Dr. Ahmad Thayyib selaku Grand Syaikh al-Azhar dan Mufti Republik Arab Mesir.

Oh, ternyata ulama MUI biasa aja tulis surat dalam bahasa Arab.
Grand Syaikh pun tak kalah cekatan. Langsung merespon surat tersebut.  Menghubungi ulama yang sudah ada di Indonesia yang rencananya akan bersaksi (besok pagi) Selasa, 15/11-2016.

Instruksi Grand Syeikh jelas, SEGERA kembali ke Mesir dan JANGAN ikut campur urusan dalam negeri Indonesia. Sang ulama, Syeikh 'Amr Wardhani, kaget setengah mati. Dia baru tau kalau dia hendak disuruh jadi saksi kasus untuk bela si Penista.
Oh Buyarlah rencana busuk kaum kafir yang hendak mengadu domba ulama Indonesia dengan Mesir.

Kembali ke Dubes Mesir. Siapa Helmy Fauzy? Ada yang tau?
Dia adalah relawannya Ahok, Dia ini orang PDIP.
Jadi dia menggunakan jabatan dubes-nya untuk mempengaruhi sang ulama, untuk melawan ulama di Indonesia. Itu termasuk kaum munafiqun??

Mereka terus hendak mengganggu kita, semoga kita selalu waspada.

Hasbunallohu wa ni'mal wakiil....

Senin, 14 November 2016

Habib Rizieq dan FPI

SOSOK ULAMA TANGGUH,TEGAS,RAMAH DAN SEDERHANA, YG TAK TERNAH TERGADAI IMANNYA.

Al Habib Riziq Syihab.

Bayak teman teman yang bertanya kepada saya, baik langsung atau melalui akun fb yang menandai saya.
"Sebenarnya siapakah Habib Riziq Syihab itu...?"
Saya jawab : "Beliau adalah pimpinan sekaligus pendiri Front Pembela Islam, beliau beraqidah ahlussunnah wal jamaah dan bermadzhab syafii sebagaimana kita, berdakwah sebagaimana manhaj dakwah salaf kita, bahkan lebih sempurna dari kita dalam menjalankan diantara dua sisi cara dakwah, yaitu menjalankan perintah dengan ma'ruf dan mencegah dari pada yang mungkar.

Biografi Ringkas Al Habib M Rizieq bin Husein Syihab.
Sebenarnya siapa yang tidak mngenal sosok yang satu ini. Beliau seorang ulama Indonesia yang memiliki banyak pengagum dan pengikut. Seorang tokoh Islam Indonesia yang dikenal sebagai pemimpin atau Imam Besar organisasi Front Pembela Islam. Beliau seorang mujahid tangguh, seorang orator ulung dan singa podium ketika di atas panggung. Ceramahnya mampu membangkitkan ruhul jihad banyak orang. Beliau berani mengatakan yang haq itu haq dan yang batil itu batil walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Setiap pengajian atau atau tabligh akbar dimana beliau menjadi penceramahnya suka dihadiri oleh ribuan bahkan ratusan ribu orang. Beliau adalah Dr. Al Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Syihab, Lc.MA.DPMSS. Tinggal dirumah yang terletak di Jl. Petamburan III No. 83, Tanah Abang Jakarta Pusat. Walau pun kini Beliau pindah ke Markaz Syariah di Megamendung Bogor Jawa Barat.

Beliau lahir di Jakarta, 24 Agustus1965.

Nasabnya hingga ke Rasulullah  S A W
Nasab Al Habib Muhammad Rizieq Syihab bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Husein bin Muhammad bin Syeikh bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Syihabuddin Al-Asghar bin Abdurrahman Al-Qadhi bin Ahmad Syihabuddin Al-Akbar bin Abdurrahman bin Syeikh Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Abdurrahman As-Segaf …bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala' Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja'far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW

Beliau keturunan Nabi Muhammad Saw yang ke-38. mewarisi ketegasan datuknya, kesantunan serta akhlaknya yang baik dan ilmunya yang luas. Meskipun begitu Al Habib Muhammad Rizieq pernah berkata :

"garis keturunan bukan untuk tujuan pamer. Jika itu adalah tujuan, maka harus merupakan kesombongan, dan itu adalah dosa,"

Al Habib Husein ayahnya Al Habib Rizieq meninggal dunia tahun 1966. Jadi, ketika itu Al Habib Rizieq baru berusia 11 bulan. "Jadi saya mengenalnya hanya dari foto," kenang Al Habib Rizieq..

Sang ayah lahir tahun 1920-an, sebelum meninggal di Polonia, Jatinegara, berkata kepada seorang anggota keluarganya, "Tanyakan kepada putra saya ini, kalau sudah besar mau menjadi ulama atau jagoan. Kalau mau jadi ulama, didik agamanya dengan baik. Kalau mau jadi jagoan, berikan dia golok.". Al Habib Rizieq pun tumbuh menjadi seorang ulama besar yang segani oleh kawan maupun lawan. Menurut sejumlah teman almarhum Habib Husein Syihab merupakan pemimpin Pandu Arab. Al Habib Husein ini pernah bekerja di Rode Kruis (kini Palang Merah Indonesia) pada masa kembalinya Belanda setelah proklamasi kemerdekaan.

Al Habib Husein, yang ketika itu masih berusia 20 tahunan, bekerja di bagian logistik. Di sini beliau punya hubungan dengan para pejuang kemerdekaan. Beliau banyak memberikan makanan dan pakaian untuk para pejuang yang ketika itu bergerilya di Jakarta dan sekitarnya.

Rupanya pihak NICA (tentara Belanda) mengendus tingkah lakunya itu, karena ada kawannya sendiri yang tega mengkhianatinya dan melaporkannya pada NICA. Tanpa ampun lagi, Al Habib Husein Syihab pun ditangkap. Kedua tangannya diikat dan ia diseret dengan kendaraan Jeep. Di penjara beliau divonis hukuman mati oleh Belanda. Tapi, berkat bantuan Allah, Al Habib Husein Syihab berhasil kabur dari penjara dan melompat ke Kali Malang. Setelah di selamatkan oleh para laskar pimpinan KH. Noer Ali. Beliau selamat, meskipun bagian pantatnya tertembak. Beliau sadar setelah sebelumnya mendapat pertolongan dari KH Noer Ali, pejuang Bekasi yang sangat ditakuti NICA.

Pernah dalam suatu kesempatan Al Habib Muhammad Rizieq Syihab memperlihatkan foto ayahnya dengan istri Bung Karno, Fatmawati, dalam suatu upacara pada awal kemerdekaan. Al Habib Rizieq menyatakan bangga terhadap ayahnya punya semangat nasionalisme yang tinggi dan ikut membakar para pemuda Arab melawan Belanda melalui Pandu Arab Indonesia serta merupakan seorang pejuang kemerdekaan.

Ayah Al Habib Husein Syihab yaitu Al Habib Muhammad Syihab, dahulu pernah memiliki ratusan delman dan memiliki istal kuda di depan RS Pelni. Delman yang bertrayek Tanah Abang ke Kebayoran Lama ini pernah diganggu oleh preman yang mengaku anak buah si Pitung, jagoan Betawi yang dibenci Belanda.

Seperti dituturkan Al Habib Muhammad Rizieq, kakeknya itu langsung menemui singa betawi si Pitung. Ternyata preman tersebut bukanlah anak buah si Pitung dan si Pitung pun merasa tidak senang namanya dicatut. Rupanya pertemuan itu malah membuat dua tokoh Betawi tersebut menjadi akrab. Akhirnya, Al Habib Muhammad dikawinkan dengan ponakan Pitung dari Koebon Nanas, Kebayoran Lama. Dari perkawinan ini lahirlah Al Habib Husein Syihab, ayah dari Al Habib Muhammad Rizieq Syihab. Jadi, bisa dibilang bahwa Al Habib Rizieq masih termasuk cucu Pitung sang singa betawi.
Semenjak ayahnya meninggal Al Habib Muhammad Rizieq Syihab tidak dididik di pesantren. Namun, sejak berusia empat tahun Beliau sudah rajin mengaji dari masjid ke masjid. Ibunya yang sekaligus berperan sebagai bapak dan bekerja sebagai penjahit pakaian serta perias pengantin, sangat memperhatikan pendidikan Al Habib Muhammad Rizieq Syihab

Pendidikan sekolahnya dimulai di SDN 1 Petamburan, SMP 40 Pejompongan, SMP Kristen Bethel Petamburan Jakarta, SMAN 4 Gambir, dan SMA Islamic Village (Tangerang) sampai pada tahun 1982. Kemudian tahun 1983 kuliah di LIPIA selama setahun kemudian Habib mendapat beasiswa dari OKI untuk melanjutkan studi S1 di King Saud University, jurusan Dirasah Islamiyah, Fakultas Tarbiyah. Tahun 1990 Habib Rizieq berhasil menyelesaikan studinya dan sempat mengajar di sebuah SLA di Riyadh selama 1 tahun lalu kembali ke Indonesia pada tahun 1992. Studinya ke King Saudi University, Arab Saudi, yang diselesaikan dalam waktu empat tahun dengan predikat cum-laude. Beliau tinggal di Arab Saudi kurang lebih selama 7 - 8 tahun. Selanjutnya Al Habib Muhammad Rizieq Syihab juga telah menyelesaikan Studi Islam S2 dan S3 di Universitas Antar-Bangsa Malaysia.
Sebelum Beliau sekolah di luar negeri, Beliau juga sering menghadiri berbagai majelis taklim yang ada di Jakarta serta belajar pada para ulama dan Habaib yang ada di Jakarta.

Setelah pulang ke Indonesia beliau mulai mengajar bahkan menjadi kepala sekolah Madrasah Aliyah Jamiat Kheir, Jakarta. Selain itu, sekarang ini beliau masih menjabat sebagai Mufti Besar Kesultanan Darul Islam Sulu (gelar: Datuk Paduka Maulana Syar'i Sulu) Malaysia. Jadi, gelar DPMSS merupakan singkatan dari mufti sulu.

Beliau menikah pada 11 September 1987 dengan Syarifah Fadhlun serta dikaruniai 7 orang anak perempuan : Rufaidah Syihab, Humairah Syihab, Zulfa Syihab, Najwa Syihab, dan Mumtaz Syihab, Fairuz Syihab dan Zahra Syihab. Anak-anak tersebut disekolahkan di Jami'at Khair, dan juga didatangkan guru privat (ilmu agama dan umum).

Al Habib Muhammad Rizieq Syihab mendeklarasikan berdirinya Front Pembela Islam (FPI) tanggal 17 Agustus 1998 atau tanggal 25 Robi'utsani 1419 H. Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam yang berpusat di Jakarta. Beliau dalam menegakkan amar maruf nahi munkar memang tegas dan tanpa pandang bulu. Organisasi yang mencanangkan Gerakan Nasional Anti Maksiat pada awal berdirinya. Maka, berbagai kritik, kecaman, tuduhan, tudingan, fitnah dan caci maki, teror, ancaman dan intimidasi kerapkali dialamatkan pada Habib dan organisasi ini.

Berbagai ujian dan cobaan menghantam Habib, serta para aktivis yang tergabung dalam FPI. Pada tanggal 3 Sya'ban 1419 H/ 22 November 1998 terjadi Peristiwa Ketapang, Jakarta, 22 November 1998, sekitar 200 anggota massa FPI bentrok dengan ratusan preman. Peristiwa ini menyeret FPI ke dalam tragedi berdarah yang menggemparkan dunia. Bahkan pada tanggal 11 April 1999 Al Habib Rizieq ditembak orang tak dikenal.

Alhamdulillah.. atas berkat pertolongan Allah SWT beliau selamat dari usaha pembunuhan tersebut. Setahun kemudian yaitu sepanjang tahun 2000 terjadi penangkapan besar-besaran terhadap aktivis FPI diberbagai wilayah.

Benarlahlah kata pepatah "semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin menerjang". Begitulah yang dialami oleh Al Habib Rizieq beserta para aktivisnya yang tergabung dalam FPI harus keluar masuk penjara serta menghadapi berbagai badai fitnah, cacian dan ancaman.

Tepatnya pada tanggal 16 Oktober 2002 Al Habib Rizieq dipenjara dalam rumah tahanan Polda Metro Jaya tanpa ada alasan yuridis yang jelas. Kemudian dilanjutkan dengan tahanan rumah, lalu penangguhan penahanan hingga 20 April 2003. Akan tetapi, pada 21 April 2003 Al Habib Rizieq kembali dijebloskan ke penjara rumah Tahanan Salemba. Hal ini pun tanpa alasan hukum yang jelas.

Beberapa tahun kemudian tepatnya pada tanggal 30 Oktober 2008 Habib Muhammad Rizieq Syihab divonis 1,5 tahun penjara karena dinyatakan bersalah terkait penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan atau AKKBB pada peristiwa Insiden Monas 1 Juni.  Hal ini pun tanpa alasan hukum yang jelas.

Al Habib Rizieq sangat paham dan mengerti bahwa berbagai penahanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberangusan dakwah Habib bersama FPI dan gerakan amar maruf nahi munkarnya. Berbagai alasan dibuat, pasal berlapis disiapkan dan kedzoliman atas nama hukum dilakukan.

Namun, apapun bentuk kedzoliman yang dilakukan Alhamdulillah.. FPI tetap eksis dan konsisten dengan perjuangan amar maruf nahi munkar. Bahkan jumlah anggota FPI semakin banyak. Diberbagai daerah dari ujung Merauke Aceh sampai ke berbagai pulau yang ada di Indonesia dideklarasikan cabang-cabang FPI. Bahkan di Malaysia telah berdiri cabang FPI. Di negara lainpun seperti di Hadhramaut Yaman, Kairo Mesir telah terdapat cabang FPI yang tergabung dalam FMI (Front Mahasiswa Islam) yaitu organisasi sayap FPI.

Tidaklah heran jika Sulthanul Ilmi Al Habib Salim As Syathiri pimpinan Ribat Tariem Hadhramaut Yaman pernah berkata dalam Haul ayahandanya Al Quthb Al Habib Abdullah bin Umar As Syathiri, "Bahwa para habaib, ulama, shalihin serta aulia banyak sekali di bumi ini termasuk di Indonesia. Akan tetapi, sangat jarang sekali ada seorang habib yang berani seperti Habib Rizieq. Mungkin adanya hanya 800 tahun sekali itu juga dulu ketika zaman Al Imam Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali Ba'alawi".

Al Habib Rizieq berdakwah memang bukan saja melakukan amar maruf nahi munkar dan berjihad, akan tetapi Al Habib Rizieq bersama FPI melakukan berbagai bakti sosial diberbagai penjuru negeri yang ada di Indonesia. Hal ini tentu mengundang simpati masyarakat dan berbagai kalangan. Sangat berbeda jauh dengan pemberitaan-pemberitaan diberbagai media sosial yang selalu menyudutkan atau memojokkan Habib dan FPI. Beberapa bakti atau aksi sosial yang dilakukan oleh Al Habib Rizieq bersama FPI adalah sebagai berikut :
1.
Menjadi evakuator mayat terbanyak ketika terjadi Tsunami di Aceh
Menteri Sosial ketika itu, Dr. Salim Segaf mengapresiasi kontribusi FPI selama ini. "Saya pernah mengunjungi Habib Rizieq dan kawan-kawan FPI ketika bencana tsunami Aceh, saya salut kepada FPI yang telah mengevakuasi puluhan ribu mayat ketika itu," ujarnya.

"Saat bencana Tsunami Aceh saya bertemu Habib Rizieq, ternyata beliau dan laskar FPI itu tinggal kuburan dengan mendirikan tenda-tenda bukan di hotel. Habib Rizieq memimpin laskar untuk mengevakuasi mayat selama 4 bulan, Subhanallah inilah yang FPI lakukan. Bayangkan, tinggal di kuburan, kita semalam aja udah takut, ini 4 bulan," ujar menteri sosial menceritakan pengalamannya.

Dalam peristiwa bencana tsunami di Aceh tahun 2004 lalu, dengan biaya sendiri serta peralatan seadanya FPI berhasil mengevakuasi sekitar 100 ribu mayat, banyak mayat yang sulit dievakusi namun bisa diatasi oleh anggota FPI, bahkan relawan FPI-lah yang menemukan mayat, Juru bicara Polda Aceh, Sayed Husaini. Namun sayang jasa besar FPI itu, hampir tidak diberitakan sama sekali oleh media-media sekuler. Dalam tugu Tsunami disitu ditulis bahwa FPI merupakan yang terbanyak dalam mengevakuasi mayat sedangkan urutan selanjutnya adalah TNI Polri dan lembaga lainnya.

2. Aksi kemanusiaan FPI di lokasi banjir dan kebakaran seperti di Jakarta

Hal ini merupakan rutin dilakukan karena Jakarta merupakan daerah yang sering terkena banjir. Posko-posko untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir berdiri hingga ke berbagai pelosok Jakarta. Bahkan tak jarang Imam Besar FPI Al Habib Rizieq juga langsung terjun ke lapangan.

3. Gempa Padang

Seperti halnya di Aceh relawan FPI juga banyak yang turun ke Padang. Bahkan hingga berbulan bulan menolong korban gempa.

4. Letusan Merapi Yogya & Gunung Kelud

5. longsor Leuwi Gajah

6. air bah Morowali

7. Jebolnya tanggul Situ Gintung
Tangerang/Kerusuhan Mbah Priok

8. Tsunami di Pangandaran

9. Longsor di Ciwidey Bandung dan berbagai tempat lainnya yang mengalami bencana Relawan FPI selalu terdepan.

10. Bantuan untuk Palestina rutin setiap tahunnya tak kurang dari Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah).

11. Pembagian sembako bagi orang-orang yang tidak mampu di berbagi tempat

Kerjasama FPI dengan Kemensos RI secara nasional dalam Program Bedah Kampung. Ribuan rumah miskin di puluhan kampung Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Purwakarta, Pasuruan, Palu, dan Gresik, berhasil dibedah.
Kerjasama FPI dengan Kemenag RI dalam Program Pengembalian Ahmadiyah kepada Islam. Ribuan pengikut Ahmadiyah taubat dan masuk Islam. Seperti di Tenjo Waringin Tasik, 800 warga Ahmadiyah kembali pada Islam.
Sejumlah Pemda di berbagai Daerah bekerjasama dengan FPI dalam program kebersihan lingkungan, penyuluhan kesehatan, pemberantasan hama pertanian, penghijauan lahan gundul, dan sebagainya.
Bahkan pernah ada kerjasama FPI dengan almarhum Taufiq Kiemas Pimpinan MPR RI dalam pemantapan Empat Pilar RI. FPI tidak pernah menolak Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bineka Tunggal Ika selama ditafsirkan secara benar dan lurus. Maka itu Mantan Menteri Dalam Negeri Indonesia Gamawan Fauzi pernah mengimbau agar Kepala Daerah bisa menjalin kerja sama dengan organisasi masyarakat ini.
Bahkan saat ini FPI sedang melakukan upaya pencegahan banjir Jakarta dengan mereboisasi daerah hulu sungai yang mengarah ke Ibu Kota. Lokasi bertempat di Pesantren Agrikultural dareah Gunung Pangrango, Puncak. Pada Januari FPI menanam sekitar 40 ribuan pohon. Ketua FPI Habib Rizieq Sihab menargetkan agar di bulan Desember ada 300 ribu pohon tertanam di sana. Sehingga dua tahun kedepan ada satu juta pohon untuk reboisasi hutan Lokasi. Di daerah tersebut ada empat aliran sungai yang mengarah ke Jakarta.
Aksi sosial tersebut merupakan sebagian kecil yang sudah disumbangkan oleh FPI untuk masyarakat dan bangsa Indonesia. Masih banyak kegiatan-kegiatan positif lainnya yang telah dilakukan oleh Habib Rizieq Syihab bersama FPI.

* Dari berbagai sumber

Minggu, 13 November 2016

Siapapun Presiden AS ,Konspirasi Memecah-belah Timur Tengah selalu Ada

Donald Trump  bersinggasana di Gedung Putih ternyata ditanggapi biasa-biasa saja oleh para pemimpin negara-negara di Timur Tengah. Pun seandainya yang menang adalah Hillary Clinton. Mereka akan wait and see beberapa bulan setelah sang presiden duduk di singgasananya.

Tentu, sebagai bosa-basi diplomatik, sejumlah kepala negara/pemeritah di Timur Tengah tidak lupa untuk memberi ucapan selamat kepada presiden terpilih.
Pengalaman berharap terlalu banyak kepada Presiden Barack Hussein Obama — dan juga presiden-presiden AS sebelumnya — tampaknya telah memberi pelajaran berharga kepada mereka. Lihatlah, kurang apa pada diri Obama. Ia merupakan kuturunan Afrika-Amerika pertama yang menjadi Presiden AS. Bapaknya orang asli Kenya, Afrika. Obama juga pernah beberapa tahun tinggal di Indonesia, sebuah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Ia hidup bersama ibu dan ayah tirinya yang orang Indonesia dan juga beragama Islam di Jakarta.

Dengan latar belakang seperti itu pantaslah kalau ada semacam euforia di kalangan umat Islam dan bangsa-bangsa di Timur Tengah, ketika Obama terpilih jadi orang nomor satu di negara paling kuat di dunia. Bahwa kebijakan Obama selama berkantor di Gedung Putih akan bisa membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang membelit negara-negara di kawasan Timur Tengah. Bahwa Obama akan lebih empati terhadap nasib bangsa Palestina dan umat Islam.

Apalagi beberapa bulan setelah bersinggasana di Gedung Putih, Obama sempat menyampaikan pidato bersejarah di Universitas Kairo, Mesir, tentang Islam dan pentingnya peran umat Islam dalam membangun peradaban dunia. Ia juga berjanji akan bersikap adil dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Sayangnya, seiring perjalananan waktu janji-janji manis Obama seperti pepesan kosong. Selama masa kepresidenan Obama kawasan Timur Tengah justeru semakin bergolak. Revolusi rakyat di sejumlah negara Arab malah berubah menjadi kekacauan. Seperti halnya terjadi di Libia, Yaman, dan Suriah. Kalau ada prestasi yang bisa disebut dari Obama adalah keberhasilannya membunuh pemimpin tertinggi Alqaida, Usamah bin Ladin, di persembunyiannya di Pakistan.

Namun, kematian Usamah menjadi tidak berarti apa-apa karena setelah itu ada semacam pembiaran munculnya tokoh lain yang lebih berbahaya. Seorang di antaranya adalah Abu Bakar al Baghdadi. Yang terakhir ini bahkan lebih berbahaya dari sekadar Usamah bin Ladin yang tak pernah berhasil membentuk sebuah negara. Sebaliknya, al Baghdadi telah dengan gemilang mendeklarasikan pembentukan sebuah negara yang bernama Islamic State of Iraq and Syria alias ISIS. Dalam negara itu, al Baghdadi mengangakat dirinya sendiri sebagai kepala negara dan bergelar amirul mukminin.

Dan, yang lebih mencengangkan, deklarasi itu disampaikan secara terang-terangan di depan mata dunia. Inilah yang disebut banyak pihak sebagai 'pembiaran'. Bahkan Obama yang kemudian membentuk pasukan koaliasi internasional ternyata juga tidak berbuat apa-apa hingga sekarang. Terbukti hanya dalam dua tahun ISIS telah berhasil menguasai wilayah yang sangat luas di Irak dan Suriah.
Keberadaan ISIS jelas semakin membuat runyam Timur Tengah. Apalagi karakter ISIS adalah ekspansionis. Suriah yang tadinya hanyalah konflik antara kelompok-kelompok oposisi dan rezim Presiden Bashar Assad berkembang menjadi perang yang melibatkan banyak pihak. Ada Rusia, Iran, rezim Assad di satu pihak. Lalu ada kelompok oposisi yang didukung sejumlah negara Arab, Amerika, Turki, negara-negara besar Eropa dan lainnya. Di pihak lain ada ISIS yang telah menguasai sebagian besar wilayah Suriah. Ini belum termasuk pihak-pihak lain seperti Kurdi dan dan kelompok lainnya. Hal yang hampir serupa juga terjadi di Irak.

Beberapa pihak menuduh pemerintahan Obama berada di balik keberadaan ISIS. Minimal mereka membiarkan ISIS muncul dan berkembang luas seperti sekarang. Padahal, sebenarnya, Obama hanyalah meneruskan kebijakan yang telah dimulai oleh Presiden George Bush sebelumnya. Yakni ketika Bush menyerang Irak tanpa alasan jelas. Dalih bahwa Saddam Husein menyimpan senjata pemusnah massal yang menjadi alasan Bush menyerang Irak hingga sekarang tidak pernah terbukti. Anehnya, sanksi dari lembaga internasional tidak pernah diberikan kepada Bush.

Karena itu, sebenarnya, siapa pun yang bersinggasana di Gedung Putih, baik dari Partai Demokrat ataupun dari Partai Republik, kebijakannya akan sama saja bila menyangkut Timur Tengah. Yang berbeda hanyalah retorika, taktikal, dan strategi. Termasuk kebijakan Gedung Putih terhadap konflik Israel-Palestina (Arab). Karena itu, meminjam istilah SBY, sampai lebaran kuda pun Amerika Serikat — siapa pun presidennya — akan selalu mendukung Zionis Israel dan mengacak-acak Timur Tengah.

Mari kita bandingkan kebijakan Donald Trump dengan Hillary Clinton ketika masih sama-sama berkampanye menuju Gedung Putih. Kata Trump, kebijakan luar negeri Clinton di Suriah akan memicu Perang Dunia Ketiga. Hal ini merujuk pada pernyataan Clinton sebelumnya yang mengusulkan diterapkannya zona larangan terbang internasional di udara Suriah, guna melindungi warga sipil dari serangan pesawat tempur Rusia dan Suriah.
''Zona larangan terbang akan menyelamatkan ratusan dan bahkan ribuan nyawa, serta bisa mendorong berakhirnya konflik di Suriah. Juga bisa memaksa Rusia untuk berunding,'' kata Clinton.

''Kalau begini (mengikuti kebijakan Clinton), kita tidak lagi hanya berhadapan dengan Suriah saja, tetapi kita akan melawan Suriah, Rusia, dan Iran. Karena itu kita harus berunding dengan Putin,'' tutur Trump.
Lalu, apa bedanya kampanye Trump dengan Clinton menyangkut kebijakan luar negeri mereka terhadap Suriah? Yang beda, sekali lagi, hanya retorika, taktikal, dan strategi. Tujuannya sama saja: berunding! Lalu pembagian peran dan pengaruh antara dua kekuatan dunia itu. Perang Dunia Ketiga seperti dikhawatirkan Donald Trump tidak akan pernah terjadi hanya gara-gara konflik Suriah. Yang ada hanyalah retorika kampanye.

Konspirasi untuk memecah-belah negara-negara di Timur Tengah, seperti tertera dalam perjanjian rahasia The Sykes-Picot Agreement (1916) tampaknya akan terus berlanjut. Dulu, menjelang runtuhnya dominasi Khilafah Usmaniyah, yang menjadi negara superpower adalah Inggris Raya (Great Britain) dan Prancis. Kini pemain utamanya Amerika dan Rusia, berikut negara-negara sekutu mereka.

Jadi, seperti dikatakan Abdul Rahman al Rasyid, pengamat politik Timur Tengah dari Arab Saudi, para pengambil keputusan penting mengenai Timur Tengah bukanlah para pemimpin kawasan. Para pengambil keputusan itu mereka yang duduk di ruangan yang nyaman di Washington dan Moskow.
Menurut al Rasyid, salah apabila bangsa-bangsa di Timur Tengah berpikir bahwa dunia peduli pada keamanan dan stabilitas kawasan. Yang benar adalah dunia tidak peduli. Yang mereka pedulikan hanyalah jangan sampai para teroris dan para imigran dapat menjangkau negara mereka. Yang mereka pedulikan adalah agar ladang-ladang minyak dan gas tak hancur karena merupakan sumber energi bagi mereka. Selebihnya tidak!

Sumber : republika.co.id

Oleh:
Ikhwanul Kiram Mashuri

Sabtu, 12 November 2016

Perumahan Super Elit Firdaus Regency

Ada Kavling Perumahan murah dan nikmat... Rugi besar kalau dilewatkan, ayo segera DP, ajak keluarga dan sahabat2 semua
PERUMAHAN EKSKLUSIF "FIRDAUS REGENCY". HUNIAN INDAH, NYAMAN, AMAN, DAMAI & BERKAH.

🏤
Tersedia 4 TYPE :
1. Jannatun Na'i'm
2. Jannatul Ma'wa
3. Jannatul Firdaus
4. Jannatun 'Adn
(Semua Type Ready Stock)

FASILITAS :
-Sungai susu Salsabila
-Danau indah Al-Kautsar
-View tak terbatas
-Akses Masuk 8 Pintu
-Taman Main Anak2 Sholeh/Shalihah
-Taman & kebun jutaan hektar dgn buah segar, nikmat & siap santap
-Bonus: Bidadari2 yang cantik jelita
-Hak milik kekal abadi

SYARAT Pemesanan :
1. Taubat & kembali kpd jalan-Nya.
2. Berpegang teguh pd agama-Nya dgn petunjuk Al-Qur'an & Sunnah
3. Melaksanakan syari'at-Nya dgn sungguh2
4. Berasal dari rizki yang Halal & Thoyib.

DP :
-Sholat Fardhu 100% + Sunnah
- Sisihkan harta utk Zakat
- Rajin ber-infaq & shodaqoh dgn ikhlas 100%
- Sempatkan waktu utk selalu baca & pahami Al-Qur'an
- Mengejar ilmu yg bermanfaat & mengajarkannya kpd yg lain
- Beramal sholeh & selalu berbuat kebaikan
- Menyambung & mempererat tali silaturrahim
- Selalu mendoakan kedua orang tua
- Nasihat menasihati dlm kebenaran & kesabaran
- Menjauhi maksiat & menghindari fitnah.
- mengayomi yatim & dhuafa
- hormati yg tua, sayangi yg belia

Waktu sangat terbatas !
Stock hunian tdk terbatas !
Di jamin dapat, asalkan memenuhi syarat & husnul khatimah !

Alamat KONTAK :
Sholat Tahajjud setiap malam.

Alamat CABANG :
Masjid2, Musholla, Ponpes, Majlis Ta'lim dll.

Inilah sebaik2 tempat tinggal. Ayo segera DP skrg juga, tidak perlu menunggu tua, kaya, pejabat, atau pintar.

Salam Fastabiqul Khairaat...

Rasulallah SAW bersabda : "Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Selasa, 08 November 2016

Surah Al Maidah

HEBATNYA...
SURAT CINTA ALLAH utk kita semua yg beriman....

5 : 51 yg mereka hina, lalu satukan barisan kita utk membela...

5: 52-53 terjadilah tampak dlm kenyataan..

5: 54 adalah ttg sifat dan langkah generasi pamungkas yg akan mnyelesaikannya tuntas mumtaz bi idznillah bi'aunillah...

MARI KAJI AL-QUR'AN... pemandu gerak kita sekaligus senjata mu'jizat terbesar warisan Nabiyullah Muhammad s.a.w.

‼‼‼‼‼‼‼

Ayat2 setelahnya perlu dibaca juga....

_Love letter from Allah_

Al Maidah 52: _"bahwa kita akan melihat kemunculan org2 *munafik* yg merapatkan diri justru pada orang yahudi dan nasrani tersebut untuk minta perlindungan. Dan Allâh akan menurunkan putusan-Nya yg membuat orang2 munafik itu menyesal"_

Al Maidah 53: _"akan makin jelas mana orang beriman, mana orang2 munafik"_

Al Maidah 54: _"Allâh akan munculkan kaum yg benar2 Allâh mencintainya, dan mereka mencintai Allâh. Bersikap lembut pada mu'minin dan keras pada orang2 kafir. Tidak takut untuk berjihad dan tidak takut dicela"_

Saat ini sedang terjadi ayat 52 dan 53

Dak dik duk der...., Gak sabar nunggu 54 ???

siapkan diri kita????

Saat ini udah nampak Ayat 52 nya... jelas sekali

Semoga kita semua terpilih jadi HambaNya yg ada di ayat 54.

Generasi 5.54 !!

Siapa yg harus jadi penolong kita..?
Perhatikan *Al Maidah 55*;

Sesungguhnya penolongmu hanyalah Allah, rasulNya, dan orang2 yg beriman, yg melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, seraya tunduk (kepada Allah)

Yakinlah dengan *Al Maidah 56*;

"Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang2 yg beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yg pasti menang!

Perhatikan juga *Al Maidah 57*:

Hai orang2 yg beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang2 yg membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) diantara orang2 yg telah diberi kitab sebelummu, dan orang2 yg kafir (orang2 musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul2 orang yg beriman.

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

Silahkan Buka Al qur'an nya masing2...

Senin, 07 November 2016

Pilpres Amerika Serikat dan Implikasi Globalnya

Sebenarnya Pilpres AS yang digelar pada 8 November 2016 diikuti empat calon Presiden yaitu Hillary Clinton (Partai Demokrat), Donald Trump (Partai Republik), Gary Jhonson (Partai Libertarian) dan Jill Stein (Partai Hijau). Namun ketatnya kontestasi hanya dipertunjukkan antara Clinton (69 tahun) dan Trump (70 tahun).
Sebanyak 225,8 juta warga AS menjadi pemilih pada Pilpres AS, namun sudah ada lebih dari 30 juta pemilih yang sudah melakukan pencoblosan di beberapa negara bagian dengan beragam alasan. Mereka akan memilih 538 electoral-college, dan mengingat sistem Pemilu di AS memberlakukan prinsip winner-takes all, maka kandidat Presiden yang sudah mendapatkan 270 electoral-college akan menjadi Presiden AS ke-45, di mana kita akan mengetahuinya pada 17 Januari 2017 mendatang.
Peta kekuatan calon presiden Amerika Serikat bergerak signifikan pada hari-hari terakhir, seiring bergulirnya (kembali) isu sensitif, terutama di kubu kandidat presiden dari Partai Demokrat, Hillary Rodham Clinton. Setelah sejak 23 Mei 2016 Hillary terus mengungguli kandidat presiden dari Partai Republik, Donald John Trump, berdasar hasil polling yang dilakukan lembaga-lembaga survei di AS dengan selisih rata-rata 5-6 poin.
Namun, perlahan prosentase kemenangan Clinton berdasarkan survei terakhir terus merosot, seperti ditunjukkan Reuters/Iphos yang memperlihatkan keunggulan Clinton berkurang 5% dari Trump. Langkah Biro Investigasi Federal (FBI) menyelidiki surat elektronik (email) pribadi Hillary disebut-sebut menjadi penyebab meredupnya dukungan publik terhadap mantan ibu negara AS tersebut.
Setidaknya, ada 15 swing states yang menjadi kunci penentu penghuni baru Gedung Putih, pengganti Barack Hussein Obama. Negara bagian itu adalah Arizona, Colorado, Florida, Georgia, Iowa, Maine Distrik Ke-2, Michigan, Nebraska Distrik Ke-2, Nevada, New Hampshire, North Carolina, Ohio, Pennsylvania, Virginia, dan Winscosin. Hingga sepekan usai debat ketiga Hillary-Trump 19 Oktober 2016, Hillary masih unggul di delapan swing state, Trump hanya memimpin di Georgia. Di 6 swing state sisanya, dukungan bagi Hillary maupun Trump relatif seimbang (loss up).
Peta kekuatan (dukungan) khususnya di 15 swing states antara capres Donald Trump dan Hillary Clinton cenderung seimbang. Peluang kedua kandidat untuk menang di 15 swing states sama kuat. Selisih kemenangan oleh salah satu capres di negara-negara bagian tersebut diperkirakan bakal sangat tipis. Apalagi sekarang ini masih terdapat 15 persen pemilih mengambang yang tidak kunjung memutuskan pilihan. Jumlah pemilih mengambang ini tercatat tiga kali lipat dibanding pemilih mengambang pada Pilpres November 2012.
Diperkirakan suara basis massa Partai Demokrat yang terdiri dari kaum minoritas dan anggota/simpatisan Partai Demokrat dari kalangan perempuan, diperkirakan akan solid memberikan dukungan ke Clinton, terutama di:
California (55 electoral-college)
Minnesota (10 electoral-college)
Wisconsin (10 electoral-college)
Illinois (20 electoral-college)
Michigan (16 electoral-college)
New York (29 electoral-college)
Vermont (3 electoral-college)
Massachussets (11 electoral-college)
Maryland (10 electoral-college)
Washington DC (3 electoral-college)
Sedangkan Trump dengan basis pendukung Partai Republik yaitu pekerja kulit putih dan kelas menengah diperkirakan solid memberikan suaranya di:
North Dakota (3 electoral-college)
Wyoming (3 electoral-college)
Idaho (4 electoral-college)
Nebraska (4 electoral-college)
Oklahoma (7 electoral-college)
Arkansas (6 electoral-college)
Missouri (10 electoral-college)
Alabama (9 electoral-college)
Kentucky (8 electoral-college)
West Virginia (5 electoral-college).
Negara bagian lainnya masih akan diperebutkan kandidat Presiden seperti:
Georgia (16 electoral-college)
Florida (29 electoral-college)
Virginia (13 electoral-college)
North Carolina (15 electoral-college)
Pennsylvania (20 electoral-college)
Ohio (18 electoral-college)
Colorado (9 electoral-college)
Arizona (11 electoral-college)
New Hamsphire (4 electoral-college)
Iowa (6 electoral-college)
Nevada (6 electoral-college)
Maine (4 electoral-college)
Implikasi Global
Terus terang, khalayak hanya mendapatkan "pelajaran demokrasi yang sehat" dari Pilpres AS sangat sedikit, karena selama masa kampanye dan debat Presiden, Clinton dan Trump cenderung melakukan black and negative campaign daripada mengemukakan pendapatnya terkait isu internal di AS ataupun kebijakan luar negeri yang akan ditempuh jika terpilih sebagai Presiden.
Jika Clinton memenangi Pilpres, maka kebijakannya tidak akan berubah banyak dibandingkan dengan kebijakan yang dilakukan Obama, karena satu partai walaupun Clinton kemungkinan tidak akan menyetujui konsep Trans Pasific Partnership (TPP). Namun, jika Trump yang memenangkannya, maka dinamika global akan berkembang menarik karena diwarnai "tingkah polah politik" Trump yang unpredictable, walaupun tetap tidak menghilangkan ciri ultranasionalismenya.
Trump berencana berunding empat mata dengan pemimpin Korut sekaligus menekan China, sekutu utama Korut, sehingga merupakan perubahan kebijakan AS yang signifikan terhadap Korut. Terkait Rusia, Trump mengutarakan ketidaksetujuannya atas aksi militer Presiden Rusia Vladimir Putin di bagian timur Ukraina.
Trump jika menjadi Presiden AS, mengaku akan menyerukan perundingan ulang kesepakatan Paris. Dalam kesepakatan tersebut, lebih dari 170 negara berikrar untuk mengurangi emisi karbon.
Masyarakat AS sebenarnya agak khawatir dengan sikap Trump yang cenderung anti-Muslim, bahkan sikapnya juga dikritik beberapa tokoh seperti mantan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengkritik usulan Trump untuk melarang umat Muslim datang ke Amerika Serikat sebagai usulan yang "memecah, bodoh, dan salah". Sedangkan, Wali Kota London yang baru, Sadiq Khan, juga menyindir Trump yang menyatakan Khan akan diberikan pengecualian apabila ingin berkunjung ke AS.
Berkaca pada sikap Trump yang anti Islam, maka WNI atau warga negara lainnya yang beragama Islam akan menjalani pemeriksaan imigrasi lebih lama dan ada kemungkinan mereka atau komunitas Muslim juga akan "dilihat secara lebih tajam" di AS. Di samping itu, implikasi global lainnya adalah kemungkinan "perang ISIS vs AS" akan semakin memanas dan berkepanjangan, termasuk kemungkinan terjadinya perang nuklir juga akan terjadi, termasuk kemungkinan PD ke-3 dengan indikasi kenaikan biaya belanja militer, semakin banyak negara yang membuat pangkalan militer, adanya perintah Putin agar warga Rusia di luar negeri segera kembali ke negaranya, termasuk implikasi perang ekonomi dan perebutan pengaruh di titik-titik strategis global seperti Jalur Sutera, Laut China Selatan, Asia Pasifik dan Afrika.

Sumber :
*) Toni Ervianto , adalah alumnus pasca sarjana Universitas Indonesia (UI).
m.detik.com

Aksi 411 memang Dahsyat

JAKARTA -- Aksi Damai 4 November lalu menuai respons positif dari banyak kalangan di Jakarta. Tidak hanya dari masyarakat Muslim, tetapi juga dari warga minoritas di Ibu Kota.
Salah satunya seperti yang diungkapkan Lin Che Wei. Pria yang pernah bekerja sebagai konsultan di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) itu belum lama ini mengunggah kesaksiannya tentang aksi damai 4 November lewat akun media sosial Facebook.
Di laman medsos itu, Lin menulis: "Seluruh jalan di sekitar Lapangan Banteng ditutup. Ratusan bus, ratusan ribu orang di sekitar Lapangan Banteng dan Istiqlal.
Jadi untuk pulang dari Kantor Kemenko Perekonomian tidak bisa naik mobil, harus jalan kaki. Tidak ada rasa takut, atau suasana mencekam meskipun banyak sekali orang.
Luar biasa, meskipun saya adalah seorang keturunan Cina dan Katolik. Tidak saya lihat spanduk-spanduk rasial, tidak ada spanduk politik. Yang ada cuma spanduk-spanduk tentang kemarahan karena merasa agama mereka terlukai.
Sepanjang jalan banyak berbicara dengan orang-orang yang cukup advance secara demokratik. Ramalan cuaca bahwa akan ada hujan tidak terjadi. Namun suasana festivity dan cukup nyaman. Bisa dibayangkan suasana ini? Jakarta memang keren. Boleh beda pendapat, tapi sangat tertib dan well-organized."
Kesaksian Lin saat ini sudah menyebar secara viral di medsos. Di laman
Facebook miliknya, komentar pria itu disukai lebih dari 8.500 orang dan dibagikan/dishare hampir sebanyak 5.900 kali.

Sumber : www. Republika.co.id

Senin, 31 Oktober 2016

Kyai Jombang Pertanyakan NU, Apa Gunanya Ulama sebagai Pewaris Nabi di NU Kini...?

Berikut ini tulisan seorang kyai dari Jombang Jawa Timur (tempat lahirnya NU 1926) yang mempertanyakan keadaan NU sekarang.

MASIHKAH NU SEBAGAI ORGANISASI KEAGAMAAN?

Keputusan pemuda NU Jakarta dlm pilgub DKI NETRAL. Identik dengan para kiainya di jajaran Syuriah yg hingga kini membisu soal ini. Tak heran, siapa dulu dong bapaknya?. Artinya :

1. Rupanya, Penguasa NU skrang tdk menganggap NASHBUL IMAM sebagai bagian dari agama, hingga tidak masalah umat nahdliyin dipimpin nonmuslim. Lalu apa gunanya kiai sbagai pewaris Nabi? Pernahkah nabi, para sahabat, tabi'in, al-salaf al-shalih, kiai-kiai pendiri NU membiarkn nonmuslim menguasai umat Islam ? Sbagai muslim, Penjajah ditumpas bkn semata krn mmbela negara, tp lebih krn agama. Mknya ada istilah perang SABIL, RESOLUSI JIHAD dll. Pejuang Yg gugur dihukumi syahid, tnpa dimandikn, tanpa dikafani, tanpa dishalati

2. Nashbul Imam adalah masalah agama yg sangat serius. Krn pemimpin adalah penentu kebijakan yg berdampak besar kpd rakyat. Jk pemimpin nonmuslim menentukan kebijakn yg merugikan Islam / umat Islam , demi Allah- mereka yg memilih dia berdosa, termasuk yg membiarkn tanpa fatwa agama, apalagi tim suksesnya.

3. Netral, memangnya NU itu KPU?. Jika para cagub seiman, wajar NU netral. Tp ini beda. Isu SARA dilarang jika utk memprovokasi, menfitnah, merendahkn dll. Tapi apa salahnya , apa yg dilanggar bila muslim memilih pemimpin seiman dan menolak yg tdk seiman tnpa merendahkn keimann yg lain. Adalah hak bagi Setiap warga memilih pemimpn sesama Suku, tnpa merendahkn suku lain. Sesama Ras, tnpa menfitnah Ras yg lain atau sama Adat tanpa menghina adat lain. Itu hak berdemokrasi.

4. Sangat mmprihatinkn jika NU hanya vokal soal tahlilan, yasinan, ziarah kubur yg diganggu. Tapi tak punya nyali memberi fatwa politik yg agamis & demokratis. Pdhal ini masalah besar terkait kemaslahatan umat baik di dunia lebih2 di akhirat. Hanya muslim minimalis (musailim) yg mmandang politik hanya masalah dunia. Sadarilah, tercatat 65 kali perang (ghazwah & sariyah) selama periode Nabi demi memaslahatkan umat via kekuasaan.

5. Sekelas Syuriah NU tdk mungkin Tidak mengerti ini. Bisunya mereka pasti ada sesuatu yg amat dahsyat hingga menyebabkn amanat agama mereka tersandera. Dan umat sudah tahu hal itu dari omongan mereka sendiri .

6. Kiai Syuriah NU bukanlah kiai pesanan, bukan pula kiai jadian yg dijadikan oleh  broker Politik. Kiai Syuriah adalah benar2 ulama pewaris Nabi yg dipilih secara mukhlis and bersih dari sum'ah dan ambisi sehingga memiliki sifat syaja'ah yg terpuji, selalu "YAKHSYA ALLAH" dan tidak "YAKHSYA AL-NAS". Harusnya… Kiai Syuri'ah NU bukan Kiai yg diperalat broker politik...

Kiai NU adalah Kiai yg mukhlis, ikhlas.. tidak    beramal untuk diperdengarkan.. Miliki sifat syaja'ah, berani karena Allah dan (membela) Rasulullah.. selalu Yakhsya Allah, hanya takut pd Allah.. tdk Yakhsya Al Naas, takut pd manusia, celaan org2 yg mencela.

(KH A. Musta'in Syafi'i, Ponpes Madrasatul Qur'an Tebuireng, Jombang)

Rabu, 26 Oktober 2016

Sering Melakukan Seks Oral dan Menelan Cairan Organ Intim, Berbahayakah?

Seks oral adalah salah satu variasi foreplay menjelang hubungan seksual. Seks oral kadang dilakukan untuk memudahkan seseorang mendapatkan orgasme atau kepuasan secara seksual. Akan tetapi jika dilakukan terus-menerus apakah berdampak pada kesehatan?
Selama pasangan menjaga kebersihan organ intim dan tidak memiliki penyakit menular seksual, seksolog dr Andri Wanananda MS dari Universitas Tarumanegara mengatakan seks oral tidak berbahaya dilakukan.
Akan tetapi jika kebersihan tidak dijaga, misal terdapat sariawan pada mulut atau infeksi pada kelamin maka ada risiko tertular penyakit seperti dikatakan oleh dr Hari Nugroho, SpOG, dari Divisi Obstetri dan ginekologi dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Pada saat seks oral terkadang ada orang yang menelan sperma atau cairan vagina baik disengaja ataupun tidak. Nah, dr Andri menambahkan sperma yang tertelan juga tidak memiliki bahaya kesehatan pada tubuh.
"Sebagian besar sperma terdiri dari protein. Cairan sperma dari pria yang sehat relatif bersih, jadi tidak akan menimbulkan dampak negatif bila tertelan," kata dr Andri kepada
detikHealth dan ditulis pada Selasa (12/8/2014).
Begitu pula dengan cairan lubrikasi pada vagina. Seks oral yang dilakukan pasangan pria kepada wanita membuat produksi cairan vagina meningkat dan dapat masuk ke dalam mulut. dr Hari menjelaskan cairan tidak memiliki efek samping yang berarti jika kesehatan vagina terjaga.
"Sebetulnya kembali ke diri wanita itu sendiri apakah ada bakteri, jamur, parasit atau tidak di cairan tersebut," ujar dr Hari.
Sebelum melakukan seks oral dokter menyarankan untuk menjaga kebersihan mulut dan alat kelamin.

Sumber : DetikHealth

Selasa, 25 Oktober 2016

2 Tahun 10 Bulan Berjalan, Ini Capaian dan Tantangan Pelaksanaan JKN

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sudah berjalan selama 2 tahun 10 bulan. Ada perkembangan yang terjadi namun ada pula hal-hal yang dirasa masih menjadi tantangan berjalannya JKN.
Disampaikan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, berdasarkan data BPJS di tahun ke-3 berjalannya JKN, capaian peserta sangat profgreisf yakni sudah menjadi 170-an juta jiwa. Jumlah fasilitas kesehatan yang melayani pasien JKN tercatat 25.828 faskes.
Selain itu, tingkat kepuasan peserta JKN terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mencapai 79,85 persen. Sementara, tingkat kepuasan peserta JKN terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) sebesar 78,81 persen.
"Tingkat kepuasan peserta juga meningkat. Selama ini kan yang selalu kita dengar tentang ketidakpuasan. Memang betul, satu orang sakit nggak terlayani dengan baik entah yang salah dia atau faskesnya, yang dengar sedunia. Tapi kalau yang puas kurang diangkat ke permukaan," kata Menkes Nila di Kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2016).
Baca juga: Dengan SE Menkes Ini, Pasien JKN Kronis Bisa Dapat Obat Lengkap
Meski begitu, sejak Januari 2016 terjadi tambahan 2.000 pasien gagal ginjal yang mesti menjalani cuci darah per bulannya. Menkes menekankan, penyakit tersebut terkait perilaku atau gaya hidup. Nah, terkait biaya rawat inap, paling banyak karena penyakit kardiovaskular dengan biata Rp 6,9 T.
Selain itu, pembiayaan JKN juga jauh lebih banyak di RS ketimbang di Puskesmas. Lebih lanjut, Menkes Nila mengungkapkan berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam program JKN.
Menkes mengatakan, saat ini terjadi transisi epidemiologi di mana kematian akibat penyakti tidak menular meningkat, dari 37 persen di tahun 1990 menjadi 57 persend i tahun 2015. Meski demikian, penyakit menular dan kecelakaan lalu lintas dan penyakit karena virus juga mesti diperhatikan.
Lalu, penyakit katastropik diketahui menghabiskan 30 persen dana BPJS dengan jumlah sekitar Rp 16,9 T. Menkes Nila juga menyoroti penyakit katastropik pada anak (di bawah usia 18 tahun) yaitu thalassemia yang menelan biaya cukup besar.
"Thalassemia kan penyakit keturunan, ibaratnya kalau dipelihara terus kapan habisnya. Makanya kalau sudah tahu dia pembawa thalassemia tolong jangan cari pasangan yang juga pembawa thalassemia, jangan anak dikorbankan jadi pasien thalassemia. Kalau memang cinta banget jangan punya anak karena akan merugikan anak," tutur Menkes Nila.

Kemudian, risiko sakit yang tidak seimbang di mana kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang berkontribusi 11 persen terhadap pendapatan iuran mengonsumsi biaya pelayanan 29 persen.
Untuk penguatan program JKN, di antaranya dilakukan penguatan layanan kesehatan dengan sistem rujukan, akreditasi RS dan Puskesmas untuk meningkatkan mutu pelayanan, dilaksanakannya program Nusantar Sehat untuk pemerataan akses kesehatan, dan pendekatan berbasis keluarga.
"Untuk penguatan ini, tidak mungkin Kemenkes berdiri sendiri. Perlu kerja sama lintas sektor," ujar Menkes.

Sumber : Detik.com

Senin, 17 Oktober 2016

Islam mengajarkan Toleran dan Damai

AKU adalah muslim. aku bangga menjadi Muslim karena sejarah telah membuktikan bahwa:
Bukan muslim yang memulai perang dunia pertama.
Bukan muslim yang memulai perang dunia kedua.
Bukan muslim yang menghancurkan “hiroshima” dan “nagasaki” dengan menggunakan bom atom.
Bukan muslim yang membunuh 200 juta orang indian di Amerika Utara.
Bukan muslim yang menghabisi 80 juta orang indian di Amerika Selatan.
Bukan muslim yang menghabisi 90 juta orang aborigin di Australia.
Bukan muslim yang mengambil 180 juta orang afrika sebagai budak dan membuang 70% dari mereka yang meninggal ke laut atlantik.
Bukan muslim yang menjajah negara Indonesia, Boznia, Afghanistan, Eithopia, Palestina, Irak, dan masih banyak lagi.

Bukan muslim yang memfitnah Irak dengan isu memilik senjata pemusnah masal.
Bukan muslim yang serakah merebut ladang minyak Timur Tengah.
Bukan muslim yang suka menghina nabi dan agama lain.
Dan aku bangga karena Islam tidak pernah berteriak sebagai agama damai, karena Muslim tidak pernah menyerang siapa-siapa.
Islam tidak pernah meneriakkan HAM dan toleransi, namun Muslim paling toleran dibanding “Pendekar HAM Amerika” yang rasis terhadap orang-orang kulit hitam, dibanding Prancis yang menolak jilbab, dibanding Swedia yang menolak adzan, dan dibanding Swiss yang melarang pendirian masjid.
Muslim mayoritas itu toleransi, Muslim minoritas itu pemberani, tapi tidak ada toleransi untuk melanggar perintah Allah SWT.
Muslim bukan babi yang rakus akan nafsu membumi hangus, Muslim bukan monyet licik yang selalu menebar fitnah.
Muslim tidak akan pernah mencari musuh dan haram bagi Muslim untuk lari dari musuh!

Rabu, 12 Oktober 2016

Nusron Si Ahli MultiTafsir

8 menit bicara, ternyata ada 8 kesalahan Nusron Wahid. Rata-rata ada satu kesalahan pada setiap menit.

1. Umat Islam Biasa Salah Paham atau Pahamnya Salah

Di awal paparannya, Nusron Wahid mengatakan: “Umat Islam ini memang biasa ramai. Ramainya umat Islam selalu disebabkan oleh dua hal; kalau nggak salah paham ya pahamnya salah”

Benarkah umat Islam biasa ramai dalam konotasi negatif? Dan ramainya karena salah paham atau pahamnya salah? Seakan-akan umat Islam jarang benar.

Mari kembali membaca sejarah. Sejak zaman Rasulullah, umat Islam membalikkan kondisi zaman dari zaman jahiliyah menuju peradaban yang gemilang. Ketika Eropa masih mengalami masa kegelapan (dark age), umat Islam telah mencapai kemajuan dan kejayaan; mulai dari perekonomian hingga sains.

Di Indonesia, Islam masuk dan menyebar dengan cepat melalui dakwah damai Wali Songo. Bukan dibawa oleh penjajah dan tanpa kekerasan. Lalu ketika ada penjajahan, dengan diiringi takbir, umat Islam-lah yang mengusir penjajah.

Hingga saat ini, kaum minoritas juga terlindungi oleh umat Islam di Indonesia. Berbeda jauh dengan negeri-negeri yang ketika umat Islam minoritas, lalu terzalimi seperti di Rohingya.

2. Teks apa pun bebas tafsir

Selanjutnya Nusron Wahid mengatakan: “Saya ingin menegaskan di sini, yang namanya teks apapun itu bebas tafsir. Bebas makna. Yang namanya Al Quran yang paling sah untuk menafsirkan, yang paling tahu tentang Al Quran itu sendiri adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Bukan Majelis Ulama Indonesia.”

Teks apa pun bebas tafsir? Lalu yang dimaksud adalah, Al Quran bebas tafsir sehingga siapa pun bebas menafsirkannya karena yang paling tahu tentang Al Quran adalah Allah dan RasulNya?

Justru karena yang paling tahu tentang Al Quran adalah Allah dan RasulNya, maka Al Quran tidak bebas tafsir dan tidak bebas makna. Tetapi tafsirnya harus sesuai dengan firman Allah (Al Quran) dan sabda Rasulullah (hadits). Dan yang paling tahu tentang Al Quran dan hadits adalah para ulama. Bukan sembarang orang. Dan karenanya ada syarat yang berat bagi seseorang (ulama) yang ingin menjadi mufassir Al Quran.

Tidak lantas dengan alasan bebas tafsir siapapun boleh menafsirkan lalu tidak ada benar dan salah. Sampai-sampai Ibnu Katsir mencantumkan hadits ini di muqaddimah tafsirnya:

Dalam hadits disebutkan,

مَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

“Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi)

3. MUI harus tabayun dengan memanggil Ahok

Nusron Wahid dengan melotot menyebut MUI harusnya tabayun dengan memanggil Ahok sebelum mengeluarkan sikap resmi. (Baca: MUI Keluarkan Sikap Resmi Soal Ucapan Ahok Terkait Al Maidah 51)

Benarkah setiap non muslim yang melecehkan Islam harus ditanya apa maksud sesungguhnya ketika dia mengucapkan kata-kata itu? Ternyata tidak. Ketika Abu Lahab melontarkan kata-kata yang tidak pantas kepada Rasulullah, Allah tidak memerintahkan Rasulullah memanggilnya untuk tabayun. Namun Allah langsung menurunkan surat Al Lahab.

Ketika orang-orang Yahudi di Madinah berkhianat, mereka juga tidak dipanggil oleh Rasulullah untuk ditanya apakah maksud mereka berkhianat. Karena tentu mereka akan mengelak.

4. Yalunahum yalunahum yalunahum yalunahum

Nusron Wahid mengatakan: “Untuk membuktikan apa yang saya sampaikan, saya ingin mengutip sebuah hadits Nabi. Nabi pernah mengatakan, khairul quruuni qarni tsummal ladziina yaluunahum tsummal ladziina yaluunahum tsummal ladziina yaluunahum yalunahum yalunahum yalunahum.”

Nusron Wahid mengatakan itu dengan maksud menunjukkan bahwa di zaman khalifah Abbasiyah ada gubernur non muslim dan ia mengklaim zaman itu zaman terbaik.

Adakah hadits seperti yang disebutkan Nusron Wahid itu? Yang adalah “khairul quruuni qarni tsummal ladziina yaluunahum tsummal ladziina yaluunahum” menunjukkan bahwa sebaik-baik masa adalah masa Rasulullah (sahabat), kemudian masa tabi’in dan kemudian masa tabi’ut tabi’in.

5. Gubernur non muslim pada masa Abbasiyah

Nusron Wahid menceritakan bahwa pada masa Abbasiyah, Khalifah ke-16 Al Mu’tadid Billah menunjuk non muslim (Kristen) bernama Umar bin Yusuf menjadi Gubernur di Irak. Dengan contoh ini, Nusron ingin menunjukkan bahwa boleh memilih gubernur non muslim.

“Apakah di waktu itu tidak ada Surat Al Maidah 51? Apakah pada masa itu tidak ada ulama-ulama yang menafsirkan Al Maidah? Mohon maaf, apakah ulama-ulama yang pada masa itu, kalah shalih kalah alim dengan ulama-ulama hari ini?” kata Nusron sambil melotot.

Mestinya, jika Nusron Wahid konsisten dengan hadits yang ia kutip (khairul quruuni qarni tsummal ladziina yaluunahum tsummal ladziina yaluunahum), cukuplah itu menjadi jawaban. Bukankah Umar bin Khattab pernah menyuruh Abu Musa Al Asy’ari memecat sekretarisnya karena ia Nasrani lalu Umar membaca Surat Al Maidah ayat 51? Lalu kisah pemecatan ini diabadikan Ibnu Katsir dalam tafsirnya.

Mana yang lebih baik, masa Umar yang merupakan masa sahabat atau masa daulah Abbasiyah? Jika Nusron Wahid konsisten, jawaban atas pertanyaan ini akan membuatnya malu untuk berteriak-teriak di depan ulama.

6. Syariat Islam dihormati dalam ranah privat

Apakah pernyataan bahwa syariat Islam harus dihormati dalam ranah privat bukan merupakan bagian dari propaganda sekulerisme? Bukankah dalam ranah publik pun syariat Islam juga harus dihormati?

Kalaupun benar syariat Islam harus dihormati (hanya) dalam ranah privat, mengapa Nusron Wahid mempersoalkan orang yang tidak memilih Ahok dengan alasan Surat Al Maidah ayat 51? Bukankah itu privasi orang tersebut?

7. Ayat Al Maidah tidak ada kaitannya dengan politik

Nusron Wahid mengatakan, “Ayat Al Maidah (51) tidak ada kaitannya dengan politik”

Apakah kaitannya dengan ekonomi? He he

8. Al Maidah 51 multi tafsir

Nusron Wahid mengatakan, "Al Maidah 51 multi tafsir"

Cobalah buka tafsir-tafsir yang menjadi rujukan umat Islam? Mulai dari Ibnu Katsir, Ath Thabari, Al Maraghi, hingga Fi Zhilalil Quran dan Tafsir Al Azhar. Di manakah letak multi tafsirnya? [Ibnu K/Tarbiyah.net]

Selasa, 11 Oktober 2016

Firdaus Regency

Ada Kavling Perumahan murah dan nikmat... Rugi besar kalau dilewatkan, ayo segera DP, ajak keluarga dan sahabat2 semua
PERUMAHAN EKSKLUSIF "FIRDAUS REGENCY". HUNIAN INDAH, NYAMAN, AMAN, DAMAI & BERKAH.

🏤
Tersedia 4 TYPE :
1. Jannatun Na'i'm
2. Jannatul Ma'wa
3. Jannatul Firdaus
4. Jannatun 'Adn
(Semua Type Ready Stock)

FASILITAS :
-Sungai susu Salsabila
-Danau indah Al-Kautsar
-View tak terbatas
-Akses Masuk 8 Pintu
-Taman Main Anak2 Sholeh/Shalihah
-Taman & kebun jutaan hektar dgn buah segar, nikmat & siap santap
-Bonus: Bidadari2 yang cantik jelita
-Hak milik kekal abadi

SYARAT Pemesanan :
1. Taubat & kembali kpd jalan-Nya.
2. Berpegang teguh pd agama-Nya dgn petunjuk Al-Qur'an & Sunnah
3. Melaksanakan syari'at-Nya dgn sungguh2
4. Berasal dari rizki yang Halal & Thoyib.

DP :
-Sholat Fardhu 100% + Sunnah
- Sisihkan harta utk Zakat
- Rajin ber-infaq & shodaqoh dgn ikhlas 100%
- Sempatkan waktu utk selalu baca & pahami Al-Qur'an
- Mengejar ilmu yg bermanfaat & mengajarkannya kpd yg lain
- Beramal sholeh & selalu berbuat kebaikan
- Menyambung & mempererat tali silaturrahim
- Selalu mendoakan kedua orang tua
- Nasihat menasihati dlm kebenaran & kesabaran
- Menjauhi maksiat & menghindari fitnah.
- mengayomi yatim & dhuafa
- hormati yg tua, sayangi yg belia

Waktu sangat terbatas !
Stock hunian tdk terbatas !
Di jamin dapat, asalkan memenuhi syarat & husnul khatimah !

Alamat KONTAK :
Sholat Tahajjud setiap malam.

Alamat CABANG :
Masjid2, Musholla, Ponpes, Majlis Ta'lim dll.

Inilah sebaik2 tempat tinggal. Ayo segera DP skrg juga, tidak perlu menunggu tua, kaya, pejabat, atau pintar.

Salam Fastabiqul Khairaat...

Rasulallah SAW bersabda : "Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhary)